Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 18 Oktober 2010

Troubleshooting pada Komputer

1.KOMPUTER MATI
ciri2 : saat dihidupkan tidak ada tanda2 menyala, kipas prosesor mati, lampu LED indikator tidak menyala
kemungkinan : kemungkinan besar mainboard tidak mendapatkan arus listrik
pemecahan : periksa kabel power sudah terhubung baik dengan listrik PLN. Jika sudah tetapi tidak menyala periksa konektor AT/ATX yang terhubung dari power supply ke mainboard, apakah sudah terpasang dengan benar. Jika masih tidak menyala, periksa konektor dari tombol power ke mainboard, apakah pemasangan pinnya sudah benar. Jika bulum nyala juga bongkar power supply (jika sudah tidak bergaransi lagi), periksa sekringnya, jika putus ganti dengan yang baru. Jika belum nyala lagi (ngeyel nih..) coba ganti dengan power supply yang lain (yang masih berfungsi).
2.LAYAR TIDAK MENGELUARKAN GAMBAR
ciri2 : komputer dan monitor dalam kondisi hidup tetapi monitor tidak mengeluarkan gambar, lampu indikator pada monitor berwarna oranye atau berkedip-kedip (tergantung jenis monitornya)
kemungkinan : ada masalah antara konektor monitor dengan VGA atau VGAnya
pemecahan : periksa apakah pemasangan kabel dari monitor ke konektor VGA sudah benar. Cek setingan VGA pada BIOS. Jika dicoba di komputer lain, VGA dan monitor bekerja normal, ada kemungkinan slot AGP/PCIEx kamu rusak (kalau yang ini seranhkan saja kepada tukang service saja…hehehe)
3.KOMPUTER MENGELUARKAN BIP BERULANG
ciri2 : mengeluarkan suaran bib berulang-ulang dan komputer tidak mau booting
kemungkinan : ada masalah pada module RAM
pemecahan : cek apakah pemasangan RAM pada slot memory sudah benar, bersihkan debu pada slotnya dan pada pin RAM. Jika masih sama hasilnya, coba RAM kamu ke komputer lainnya. Jika pada komputer tersebut tidak menyala, kemungkinan besar RAM sudah rusak (kamu dapat me-retur RAM tsb ke toko di mana kamu membeli RAM tsb karena biasanya RAM bergaransi seumur hidup)
4.KELUAR LAYAR BIRU SAAT BOOTING
ciri2 : saat booting keluar layar biru
kemungkinan : ada masalah pada transfer data pada harddisk dan mainboard
pemecahan : cek kabel data harddisk apakah pemasangan sudah benar, jika ada salah satu kabel data (pada kabel ATA) yang terbakar atau rusak, ganti dengan yang baru. Coba harddisk pada komputer lain (jadikan slave dengan mencopot jumpernya dibagian belakang harddisk). Jika setiap kali booting komputer meminta scan pada drive harddisk yang baru saja dipasang, ada kemungkinan harddisk tsb mengalami bad sector.
5.KOMPUTER GAGAL BOOTING DAN RESTART TERUS
ciri2 : saat booting komputer restart
kemungkinan : daya power supplay kurang, baterai CMOS tidak menyimpan listrik, Sistem Operasi (OS) rusak
pemecahan : cek power supply, apabila tidak berfungsi ganti dengan power supply yang lainnya. Ganti baterai CMOS dengan yang baru (jika mainboard masih garansi lebih baik di retur). Jika semua sudah dicoba tetapi masih gagal booting , ada kemungkinan OS rusak, disarankan untuk repair OS kamu daripada install ulang, dikarenakan lebih hemat waktu. Tapi kalu ingin install ulang juga gpp (hehehe)..
sebenarnya banyak sekali permasalahan komputer yang lainnya dengan ciri2 di atas, namun kemungkinan masalahnya berbeda atau sebaliknya. Yang saya tulis hanyalah beberapa masalah komputer yang sering kita temui. Jika sudah tahu permasalahannya, utak-atik dulu ya prend, siapa tahu bisa sembuh, dan pastinya dapat menghemat kantong kita :) , ya nggak prend (hehehe)..Semoga berguna….







cek Kondisi Hard Disk

Komputer atau laptop anda sering hang, restart sendiri atau kinerja komputer anda kian terasa lambat sekali? jika anda mengalami salah satu hal di atas, kemungkinan besar hard disk anda sudah terkena bad sector. Bad sector adalah suatu kondisi dimana hardisk anda sudah mengalami aus sehingga ada bagian (sector) tertentu yang tidak bisa terbaca. Hal tersebut terjadi karena komputer anda sering dimatikan tidak secara semestinya (tekan tombol restart atau listrik yang tiba-tiba padam).
Hard disk yang terkena bad sector akan mengakibatkan kinerja komputer menurun drastis atau juga sering mengalami hang bahkan blue screen. Keadaan bad sector terkadang juga mengakibatkan rusaknya data yang tersimpan di area yang terkena bad sector. Ingin tahu apakah hard disk anda mengalami keadaan demikian di atas? Cek hard disk komputer anda, bagaimana caranya? Baca terus artikel ini.
Sebenarnya, pada windows XP sudah tersedia tools yang bisa anda gunakan untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi hard disk, namun karena fasilitas ini berada di under dos, saya rasa buat yang awam seperti saya informasi yang dihasilkan kurang bisa dipahami.

Nah jika anda ingin melakukan pengecekan kondisi hard disk anda dengan mudah, ada beberapa pilihan tools atau software pihak ke 3 yang mampu menghasilkan informasi yang cukup lengkap dan mudah dipahami diantaranya adalah HD Tune dan HDDScan.
HD Tune Pro 3.50 – Hard Disk Utility
HD Tune Pro menjadi pilihan software terbaik untuk melakukan checking hard disk. Banyak informasi yang akan kita dapatkan, 4 diantaranya adalah Benchmark, Info, Health dan Error Scan.
  1. Benchmark akan memberikan anda informasi kecepatan baca tulis dan waktu akses hard disk komputer.

  2. Info akan memberikan anda informasi detail hard disk anda, mulai dari fitur apa saja di support oleh drive anda serta informasi tentang firmware drive anda.
  3. Health memberikan anda informasi kondisi kesehatan hard disk (health status).
  4. Error scan. Fitur ini akan memberikan anda laporan apakah ada error pada hard disk anda dan fitur inilah yang bisa anda gunakan untuk melakukan pengecekan apakah hard disk yang anda miliki sudah terkena bad sector atau belum. Untuk mendapatkan informasi yang akurat, jangan gunakan modus quick scan. Jika hasil dari error scan ada yang berwarna merah itu berarti hard disk anda sudah mengalami kerusakan (bad sector).
HDDScan 3.2
Berbeda dengan HD Tune, software yang satu ini dikususkan untuk mengecek kondisi hard disk (low level HDD scan). Kelebihan dari HDDScan adalah HDDScan mampu memberikan informasi yang lebih detail yaitu dengan menampilkan waktu akses masing-masing blok (bagian) pada hardisk anda. Tidak hanya itu, kelebihan lain terletak pada kemampuannya melakukan pengecekan (scanning) pada beberapa media IDE/SATA/SCSI hard disk drives, RAID arrays, external USB/Firewire hard disks dan juga Flash cards.
Untuk melakukan scanning anda hanya tinggal meng klik 2 kali file HDDScan.exe dan klik S.M.A.R.T dan lihat report nya. Hard disk yang memiliki kondisi baik bertanda hijau pada hasil scan nya. Jika anda tanda berbentuk tanda seru, itu menandakan ada suatu masalah pada hard disk anda.

0 komentar:

Poskan Komentar

ayo komen dan jangan sungkan-sungkan,
aku terima segala saran baik atau buruk dari kalian
Salam Persahabatan :)